Tuesday, January 31, 2012

Proyek-Proyek 2012 -2018

Menara Suara Merdeka ,Semarang Februari 2012-Februari 2013
IKIP PGRI, Mangkang,Semarang November 2012 - Februari 2013
IKIP PGRI Tegal (Belakang RITA Dep STore) ; Desember 2012 - April 2013
Bandara Ngurah Rai,Denpasar Terminal Domestik 2 Maret - 31 Juli 2014
Hotel di Bandara Ngurah Rai,Denpasar Terminal Domestik Mei - 31 Agustus 2015
Kafe Linglung, Jogjakarta - Jl sebelah Hotel Sumarsono (Adisucipto) masuk ; September 2015 -Januari 2016
Hotel Platinum Jl Adisucipto Jogjakarta,Depan jalan masuk ke arah bandara ; Desember 2015- Februari 2016
Bandara Ahmad Yani ,Semarang ; Desember 2017 - Juli 2018

Sunday, July 31, 1983

Puncak SEMERU-BROMO 1-8 Agustus 1983

Berangkat dari Jogja dengan bus malam tujuan Malang.Kami berlima (Saya,Pipik,Hao,Theo,Wiewie) turun di Tumpang.Berlanjut perjalanan dengan truk yang biasa untuk angkut sayur melanjutkan perjalanan menuju desa terakhir.Truk menyusuri jalan tanah bercampur batu di pagi buta.Jalan sempit berkelok mendaki dengan salah satu sisi lembah menganga terasa mendebarkan pada awalnya,tetapi semakin lama bisa menikmati .Disamping udara sejuk(meski berdebu) suasana jelang pagi,terang tanah memberi sensasi tersendiri berupa pemandangan indah.Melewati jalan berkelok yang semakin tajam dan curam,akhirnya sampai didesa Gubuk Klakah.Kemudia melanjutkan perjalanan ke desa terakhir ,Ranu Gembolo,untuk beristirahat disalah satu rumah yang direferensi teman di Jogja.Esok pagi start mendaki.Tujuan paruh tengah hari adalah Ranu Pane,lokasi pemberhentian yang ada danau indah dengan semak-semak mengelilingi yang biasa digunakan pendaki untuk menyimpan sebagian bekal yang dibutuhkan saat singgah pulang nanti agar bawaan tidak terlalu berat.Setelah beristirahat cukup,lanjutkan perjalanan menuju Ayeg-Ayeg ,ini lokasi persis dibawah puncak Semeru.Sampai di Ayeg-Ayeg hari senja hampir gelap,kami beristirahat ,makan bekal dan kemudian buat api unggun untuk menghangatkan badan,setelah mematikan api, tidur dengan sleeping bag.Pagi hari bangun,persiapkan diri mendaki puncak karena puncak harus dicapai sebelum jam 12.00 siang.Kenapa sebelum jam 12.00 siang,ternyata setelah jam 12.00 siang angin berhembus berlawanan dengan arah pendakian.Ini beresiko akan membawa gas yang tersembur dari kawah semeru terhirup pendaki. Pendakian menuju puncak sangat menguras energi dan stamina.Karena pijakan berupa pasir berbatu kecil yang berasal dari guguran magma yang telah dingin ini membuat setiap langkah maju penuh perjuangan karena harus cermat memilih pijakan agar tidak merosot dan merosot lagi. Start sekitar jam 8.00 akhirnya benar-benar sampai puncak +/- jam 11.30.Berfoto di batu pualam petanda Soe Hok Gie - Idham Lubis , juga ambil foto di puncak yang angin kencang,dokumentasi saat kawah meletup,setelah itu bergegas turun.Berbeda saat naik yang butuh lebih 3,5 jam saat turun sangat cepat sudah sampai Ayeg-ayeg(tidak ada 1 jam).Lanjutkan ke Ranu Pane,Ranu Gembolo,kemudian istirahat menginap semalam.Makan malam kuah/sop sayur dan nasi ...nikmatnya luar biasa. Esok pagi pamit lanjutkan perjalanan dengan tujuan ke Bromo.Kembali naik truk sayur,tapi selewat Glubuk Klakah kami turun menuju area berpasir menuju Gunung Bromo.Jelang Siang hari sampailah di area kaki pendakian ke Punca Bromo.Beristirahat sejenak,terus mendaki tangga-tangga menuju kawah Bromo yang sering untuk acara warga setempat yang beragama Hindu untuk merayakan hari besar Kesadha. Berlanjut perjalanan menuju desa Ngadisari,istirahat makan di warung,kemudian ke terminal Probolinggo.Dari Probolinggo melanjutkan perjalanan naik bus ke Surabaya ke terminal Joyoboyo(saat itu di Jl Diponegoro-seingat saya) sampai sudah petang.Makan petang,cari bus ke Jogja.Subuh sampai kembali di Jogja,beristirahat di Ampel 10.Dan Sepatu Lotus baru yang beli di Toko Gramedia jl Solo khusus untuk persiapkan naik Gunung Semeru-Bromo-(dan satu lagi rencana ke Gunung... lupa...pokoknya target 3 gunung satu trip), langsung jebol sudah. (nostalgia)

Monday, January 31, 1983

Kemah Kerja ds Mandala, Kec Jeruk Legi,Kab Cilacap 1-9 Februari 1983

Berawal dari hobby bertualang di alam (hiking,mendaki gunung,kamping).Bersama-sama teman-teman yang saat itu kuliah di berbagai kampus di Jogjakarta terinspirasi Program AMD(ABRI Masuk Desa) yang saat itu di populerkan Menhankam Pangab M Yusuf.Kami yang berasal dari berbagai daerah didominasi asal Karesidenan Banyumas bersama teman-teman dari Jogja,Malang,Solo,Parakan dengan latar belakang kampus beragam di Jogjakarta (Universitas Atmajaya,Universitas Gajah Mada,UPN Veteran,Akademi Teknik Nasional,Akademi Perindustrian/Akprind,Akademi Akuntansi -YKPN,Akademi Management Perusahaan/AMP-YKPN,STIE-YKPN) berkumpul membahas ide melakukan Kemah Kerja dengan target desa yang betul-betul minus.Awalnya dicari desa di daerah DIY.Tapi entah kenapa,meluas hingga ke karesidenan Banyumas(mungkin karena mayoritas dari teman2 ex Banyumas).Setelah melalui serangkaian pertemuan,ditemukan sebuah desa yang dinilai minus yaitu Desa Mandala,Kecamatan Jeruklegi,Kabupaten Cilacap. Tahap berikut,melakukan survey ke lokasi.Kemudian membuat proposal ijin kegiatan di tujukan ke Bupati Cilacap dan juga untk mendapatkan donasi.Setelah disepakati waktunya oleh pihak Kabupaten Cilacap,diadakan pertemuan di Pendopo Kabupaten Cilacap dengan Pihak-pihak terkait.Sementara penghimpunan donasi hingga Kudus ,dan Cilacap Awalnya lancar-lancar saja,pihak Pemda Cilacap sangat antusias menanggapi proposal Panitia Kemah Kerja.Permasalahan mulai muncul ketika ada permintaan agar kegiatan Kemah Kerja digelar dibawah bendera AMPI-KNPI.Disini mulai terjadi perbedaan pandangan.Kami menghendaki Kemah Kerja tetap dilakukan secara Independent.Sempat terjadi kemacetan .Sampai akhirnya dengan inisiatip Bupati Cilacap (waktu itu,Bp Pudjono) coba dicarikan solusi.Dimana Proposal Acara Kemah Kerja diminta untuk dimintakan ijin ke Gubernur Jawa Tengah (waktu Bp Supardjo Rustam). Setelah menempuh perjalan Jogja-Cilacap PP.Kembali ke Jogja mempersiapkan proposal ke Gubernur Jawa Tengah.Berlanjut Jogja-Semarang PP dengan sepeda Motor (yang teringat Suzuki A 100) untuk menemui Gubernur Jawa Tengah.Beruntung ,Bp Supardjo Rustam-Gubernur Jawa Tengah menyetujui. Persiapan dimatangkan sampai akhirnya terealisasi Program Kemah kerja yang berlangsung 1-9 Februari 1983 di desa Mandala ,Kecamatan Jeruk Legi,Cilacap.Program kerja meliputi Penyuluhan pertanian(cara memupuk pisang),beternak lebah madu ,pipanisasi dari mata air dibuatkan bak penampungan agar warga mengambil air kebutuhan sehari-hari lebih dekat,penyuluhan Keluarga Berencana dengan pemutaran film bekerjasama dengan BKKBN Cilacap Menginap di balai desa berlantai tanah,setiap hari program di mulai jam 8.00 tepat.Seluruh Program terrealisasi dengan tuntas.Dan dihari terakhir,perpisahan dengan warga desa Mandala berlangsung sangat mengharukan.Kenangan tak terlupakan. Acara Ditutup dengan upacara resmi yang dihadiri caretaker dari kelurahan,kamitua dan warga.Setelah itu ,kembali ke Jogja naik KA,juga bis umum.Di jogja dilanjutkan membuat laporan pertanggung jawaban sesuai permintaan Pemda Cilacap. Sekitar 6 bulan kemudian ada warga desa Mandala datang ke "Markas" kami di Jl Ampel 10 ,Jogjakarta dengan membawa beraneka buah2an,madu dll...Luar Biasa...warga yang mengantar naik KA turun di Stasiun Tugu Jogja .Mengharukan sekali....Ada Ketulusan dibalik kerepotan membawa bermacam hasil (yang konon penerapan dari penyuluhan yang kita lakukan) sebagai ucapan Terima Kasih.......

Berlatih (merasa) CUKUP

    Kamis 23 May 2024 jam 04.00 Semenjak berhenti bermain tennis lapangan akhir tahun 2016/awal tahun 2017 ,berselang beberapa waktu k...